Madu Multiflora Serat Jiwa

 “Madu adalah penyembuh bagi segala penyakit dan Al-Qur’an adalah penyembuh terhadap apa yang ada di dalam dada. Maka bagi kalian terdapat dua penyembuhan; Al-Qur’an dan madu.” (HR. Ibnu Majah, 3452 dari hadist Ibnu Mas’ud)


Lebah adalah serangga berbulu
empat dan hidup dari madu kembang. Besarnya lebih kurang dua
kali besar lalat yang terlihat, warna perutnya coklat kemerahmerahan. Dengan perintah Allah swt. kepada yang mengantarnya
memiliki naluri yang demikian mengagumkan, lebah dapat
melakukan kegiatan yang beramanfaat dengan sangat mudah,
bahkan bermanfaat untuk manusia. Manfaat itu antara lain adalah
dari dalam perutnya berupa cairan atau sejenis minuman yang
sungguh lezat, itulah yang disebut dengan madu
vitamin yang terdapat dalam madu sebagai
berikut

1. Vitamin B1 Thiamin (Theamine)
Banyak yang mendeskripsikan bahwa vitamin B1 dapat
mencegah radang saraf, penyakit beri-beri atau dapat menguatkan
saraf. Vitamin ini sangat penting dalam proses asimilasi karbohidrat
dalam tubuh manusia dan juga pada pemanfaatan hasil dari proses
tersebut.

2. Vitamin B2 Flavin (Riboflavin)
Riboflafin sangat berperan penting pada pernapasan sel,
karena ia membawa hydrogen ke sel-sel yang hidup dalam proses
oksidasi. Vitamin ini sangat diperlukan untuk kehidupan tubuh dan
menunda proses penuaan.

3. Vitamin C (Ascorbic Acid)
Madu dipercaya sebagai sumber alami terbesar vitamin C.
Kandungan vitamin C yang terdapat pada madu lebih banyak dari
pada yang terdapat pada sayuran hijau dan buah-buahan. Hal ini
dikarenakan serbuk sari (pollen) yang terdapat pada madu itu
sangat kaya kandungan vitamin ini dan jauh lebuh banyak dari
pada yang dikandung oleh buah itu sendiri.
Keberadaan vitamin ini sangatlah penting bagi tubuh
manusia, yaitu menambah kekebalan tubuh terhadap racun,
membantu dan menstimulus pembuntukan bahan kolagen dalam
tulang dan pembuluh darah. Vitamin ini juga membantu tubuh
untuk menyerap zat besi, membentuk butiran sel darah merah, dan
memelihara sel-sel hati dari kerusakan.

4. Vitamin A (Karoten)
Dari bahan karoten dihasilkan vitamin A yang sangat
diperlukan untuk pertumbuhan tubuh dan menjaga sel-sel kulit.
Karoten diubah menjadi vitamin A di dalam hati. Vitamin A
berperan penting pada penglihatan, kesehatan kornea mata dan
mata secara keseluruhan. Kekurangan vitamin ini mengakibatkan
rabun senja, radang kulit (dermatitis), kelemahan pada tubuh dan
terhambatnya pertumbuhan.

5. Vitamin B6 (Piridoksin)
Piridoksin mempunyai peranan penting dalam proses
metabolisme dan menjaga keseimbangan dan pertukaran makanan
di dalam jaringan tubuh. Kekurangan vitamin B6 menyebabkan
radang kuli. Ketidakstabilan saraf, dan kelemahan otot.

6. Vitamin B3 (Niasin atau Nikotinik)
Vitamin inilah yang mencegah terjadinya penyakit
pellagra, yakni penyakit kulit kasar. Bagian yang diserang oleh
penyakit pellagra adalah tiga anggota tubuh: kulit, selaput lendir
dan sistem pencernaan. Kulit juga merekah dan pecah-pecah pada
bagian kulit yang terkena terik panas matahari, seperti tangan kaki

7. Vitamin B5 (Pantothenic Acid)
Vitamin sangat dibutuhkan dalam pembentukan unsur
asetyl choline yang diperlukan oleh tubuh manusia. Kekurangan
asetyl choline akan menyebabkan rusaknya kelenjar adrenal yang
terletak di atas paru-paru, rambut memutih dan mudah rontok, luka
pada saluran pencernaan serta ketidak normalan pada s istem
saraf. Di dalam madu terkandung sejumlah kecil biotin (vitamin H)
atau vitamin B7 yang berperan dalam pembentukan metabolisme
makanan. Kekurangan vitamin ini akan mengakibatkan kulit kering,
radang, kekurangan haemaglobin, serta keringnya selaput lendir

KHASIAT MADU MULTIFLORA


1. Madu sebagai Obat Luka
Dalam cairan madu itu sendiri berisi glukosa dan enzim
yang disebut oksidase glukosa. Pada kondisi yang tepat, oksidase
glokusa dapat memecah glukosa madu menjadi hydrogen
peroksida54, zat yang bersifat antiseptik kuat. Antiseptik dalam
madu ini berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri tertentu
serta biasa menjaga luka tetap bersih dan bebas dari infeksi

2. Madu Sebagai Obat Penyakit Pernapasan
Bagi penderita penyakit pernapasan, madu bias menjadi
obatnya. Madu sangat efektif untuk penyakit pernapasan.
madu mampu mengatasi bronchitis kronis, bronkhitis asma, rhinitis
kronis, alergi dan sinusitis. Madu adalah obat yang efektif untuk
pilek, flu, infeksi pernapasan, dan beberapa penyakit pernapasan
lainnya.

3. Madu Untuk Mengatasi Mandul
Setiap orang yang telah berkeluarga tentu ingin memiliki
anak. Tapi bagaimana kemudian ada kemandulan? Tradisi
pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menjadikan madu selama
bertahun tahun untuk memperkuat sperma para pria. Dalam
resepnya dua sendok makan madu yang diminum secara teratur
sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Ini juga berlaku pada
wainita jepang, China, dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin
memperkuat rahim.

4. Madu Untuk Mengobati Kanker
Penyakit yang cukup ganas adalah kanker apabila sudah
tahap stadum lanjut, kanker akan sulit untuk disembuhkan. Untuk
mengobati penyakit ini ternyata madu juga dapat diandalkan. Riset
terakhir jepang dan Australia bahwa kanker perut serta kanker
tulang stadium lanjut biasa disembuhkan dengan madu dan kayu
manis. Pasien cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1
sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan sebanyak 3 kali
sehari. Terbukti pasien bisa sembuh dari penyakit kanker tersebut.

5. Madu dan Kulit Kepala
Karena madu berkhasiat membunuh bakteri, sekaligus
berfungsi sebagai anti jamur dan anti oksidan serta memiliki
kandungan gizi yang tinggi, maka seorang peneliti bernama Wailial
telah melakukan sebuah penelitian untuk mengetahui pengaruh madu dalam mengobati
dermatitis (infeksi kulit) karena minyak dan ketombe. Hasil-hasil
penelitiaanya dipublikasikan dalam majalah Eurjmearles pada
tahun 2001. Ia telah mempelajari 31 pasien yang terkena infeksi
kulit karena minyak yang kronis. Yang mengenai kulit kepala, wajah
dan bagian depan dada. Mereka itu terdiri dari dua puluh orang pria
dan sepuluh orang wanita usia mereka berkisar 15-60 tahun.59

6. Madu dan Kesehatan Mulut
Amalon dikutip oleh ‘Aima>n Abdul Fatta>h menegaskan
dalam sebuah artikel yang dipublikasikan oleh majalah Dentgen
pada bulan Desember 2001 M, bahwa madu bisa memainkan peran
penting dalam pengobatan penyakit gusi, sariawan dan berbagai
gangguan mulut lainnya, hal itu disebabkan karena madu memiliki
spesifikasi anti bakteri.

7. Persalinan Tanpa Rasa Sakit
Dalam sebuah penelitian, madu yang telah disaring di
laboratarium alfa italia diinjeksikan kepada ibu hamil ketika
kontraksi di dalam proses persalinan melalui pembuluh darahnya
sebagai pengganti larutan glukosa atau fruktosa. Perlakuan
tersebut menunjukkan bahwa ibu hamil tersebut ternyata berhasil
melahirkan tanpa rasa sakit. Manfaat madu lainnya adalah
membantu proses mengerutnya rahim pasca persalinan.61

madu serat jiwa8. Madu untuk Terapi Penyakit Jantung dan Darah
Sudah dibuktikan bahwa dengan mengkonsumsi 30 gram
madu setiap hari akan dapat memperkuat jantung, menaikkan
tekanan darah, menambah presentase hemoglobin dalam darah,
serta menambah berat badan bagi anak-anak dan begitu pula bagi
yang terhambat pertumbuhannya. Pada zaman dahulu, Ibnu Sina
menyarankan kepada orang-orang yang menderita penyakit
jantung agar mengkonsumsi madu bersama buah delima dalam
jumlah secukupnya. Glukosa sangat jelas peranannya terhadap
otot-otot jantung, karena dia menggantikan energi yang hilang
akibat kerja terus menerus. Madu juga menambah kekuatan dan
kemampuan otot tersebut untuk terus menerus bekerja.
mengonsumsi madu antara 30-140 gram setiap hari dalam satu
bulan atau dua bulan, maka keadaannya akan membaik. Darahnya
akan kembali normal seperi biasa dan jumlah hemoglobinnya
bertambah, sehingga sistem peredaran darahnya akan kembali
normal. Madu sudah dimasukkan ke dalam ransum makanan untuk
sejumlah pasien yang mengeluhkan beraneka penyakit pada
system sirkulasi tubuh. Hal ini untuk memperbaiki otot jantung.
Oleh karenanya madu harus dimasukkan kedalam daftar menu
makanan wajib bagi penderita penyakit jantung.

9. Keracunan Alkohol
Di rumah sakit Ancona Italia yang khusus menangani
penderita penyakit saraf dan penyakit jiwa. Dibuktikan bahwa madu
mempunyai pengaruh positif dan signifikan dalam menyembuhkan
pecandu minuman keras, sesudah penderita diberi larutan madu
dengan kadar 40%. Dampak positif larutan madu terhadap
penyembuhan pasien tersebut karena madu melindungi hati dan
meningkatkan keaktifan kerja jantung, menguatkan tubuh, serta
menghancurkan akses kimiawi pada alcohol.
madu, atau dari kerja sejumlah vitamin B yang mengoksidasi sisa
alcohol yang terdapat pada sel-sel tubuh pasien.

10. Khasiat Madu Untuk Hati (Liver)
Sebagian orang meyakini bahwa madu tidak baik bagi
mereka yang hatinya (liver) lemah. Akan tetapi pengujian
penggunaan madu pada Universitas Bologna Italia membuktikan
sebaliknya, justru madu berdampak posistif secara signifikan
terhadap kesehatan penderita penyakit hati (hepatitis), baik ketika
madu dijadikan sebagai obat tunggal maupun dikonsumsi bersama
obat-obatan lainnya.

serat jiwa

belajar merendah dan mengalah sampai siapapun tak mampu untuk merendah dan mengalahkanmu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.